Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

gak selalu sama.. (cerpen)

“aku pinjem buku   kamu dulu yah, ngembaliinnya nanti,” kataku pada ardhan, namun ardhan tersenyum dan menganggukkan kepalanya, kemudian pergi berlalu. Singkat sekali pertemuan ku dengannya siang itu. aku urungkan untuk memutar balik motor ku sebelum ku lihat punggungnya hilang dalam pandanganku. Aku pun kembali ke rumah.. ***** Kemudian ingatanku memutar kejadian setahun lalu, saat aku melewati tempat yang pernah aku dan ardhan bertemu. Selalu saja, bayang-bayang itu hadir. Dan bodohnya lagi, aku memilih selalu melewati jalan dimana akan menemui tempat itu, untuk menuju ke kampusku Memang, ardhan adalah temanku. Ia sebenarnya baik, meskipun ia selalu menutup dengan sifat kerasnya. Dan aku, telah lama menyimpan rasa untuk nya. Namun kini, sudah beberapa bulan terakhir, aku hilang kontak dengan dia. Bukan   hanya karena kita beda kampus ataupun tak pernah ketemu. Tapi entah kenapa, tiba-tiba ia menghilang. Aku tau sebenarnya dia punya alasan mengapa ia menghilang...

Sang Tuan dari rasa itu...

Ada yang ingin dilupakan, tapi tidak seluruhnya. Bukan orangnya, hanya rasanya yang benar-benar harus dimusnahkan. Rasa yang tak tepat untuk terus tumbuh. Rasa yang telah lama bersembunyi dalam seulas tawa. Ia   hadir bukan untuk orang yang tepat. Ia hadir pada orang yang memang menjadi salah satu hal mustahil dalam hidupnya. Aku tak akan menyalahkan rasa itu, karena memang sebuah rasa akan tumbuh sendiri tanpa harus disirami sekalipun. Bak pohon diatas bukit yang terus tumbuh, meski tanpa campur tangan manusia. Namun karena kehendak sang kuasa ia bahkan tumbuh subur menyejukkan suasana. Tapi, aku takkan benar-benar bisa melupakan siapakah tuan dari rasa itu. biarlah ia menjadi masa lalu, masa yang akan dikenang dan menjadi pelajaran untuk menjadi lebih baik. Biarlah,, menjadi masa lalu. Aku gak tau, kapan ia benar-benar terlupakan. Karena memang, aku bukan tipe orang yang mudah melupakan. Pun mudah untuk memiliki rasa seperti dulu lagi. Rasa itu tak salah untuk orang ...