kurang lebih 3 tahun lalu
Barangkali
diantara kita ada yang mengingat beberapa hal yang terlalu manis untuk
dilupakan. Kurang dari tiga tahun lalu, misalnya. Kita masih menjadi siswa
junior yang malu-malu dengan kakak kelas senior. Kita masih takut terhadap
mereka, seolah-olah apa yang mereka katakan harus kita lakukan. iya, sekolah
kita memang begitu adanya. Entah tradisi itu masih ada atau tidak untuk
generasi selanjutnya, aku tak memahami hal itu.
Baris-berbaris,
hukuman, dan akan selalu ada kesalahan bagi junior dipandangan senior.
Masih
ingat tidak, kita berlari, terburu-buru saat makan, hanya untuk tepat waktu
datang ke lapangan agar tidak mendapat hukuman. Kita diajarkan kesopanan, cara
bertanya yang baik, hingga selalu ada omongan ketika kita lupa menerapkan hal
itu. seolah-olah kesopanan sebagai makanan pokok yang harus kita makan.
Dan
kini, aku sadar…. Hal itu sangat berguna untuk masa yang akan datang!! Semua
yang mereka lakukan bukan untuk hal yang sia-sia. Aku menyadarinya kini…
Waktu
ternyata memiliki hal yang abadi untuk menghantarkan kita pada hidup
masing-masing. Masa putih abu-abu hampir berlalu. Masa yang dulu kayu, kini
sudah menjadi abu. Masa yang semula aku bersamamu, kini berubah menjadi masa
aku tanpamu.
Mungkin
memang benar apa kata pepatah, sesuatu akan terasa berharga ketika hal itu
sudah tiada. Setiap detik hari-hari yang akan kita lewati sudah berbeda. Kita
bukan lagi anak-anak yang masih meributkan uang saku. Pada waktu waktu yang
baru, tantangan akan menghadang kita.
Siap atau tidak siap kita harus melewati itu.
Karena
ujian yang sebenarnya baru dimulai ketika kita melepaskan embel-embel yang
menyebutkan kita pada posisi anak sekolah. Kita seperti baru dilepas ke jalan
besar, kita harus bisa menyebrang sendiri, bahkan mengendarai kendaraan sendiri
di jalan yang penuh keruwetan. Setelah beberapa lama kita dimanjakan dengan
jalan sepi yang lurus-lurus saja. Kini, jalan yang akan kita lewati akan sangat
berliku, banyak yang ingin mendahului, dan banyak tantangan agar tidak
tersungkur di jalan.
Aku
yakin, kita semua bisa melewati itu, kita semua pasti sampai ditujuan kita
masing-masing. Tak usah takut dengan tantangan itu, karena aku yakin pula, kita
semua bisa melewati tantangan itu. seperti saat kita mencoba menjadi junior
yang baik di mata senior. kita bertahan, hingga saat kita juga menjadi senior
dan mendapat junior pula.
Tetaplah
berjuang, sahabat, hadirkan Tuhan disetiap langkah yang akan kita ambil.
Kita,
akan tetap tumbuh dengan kesibukan masing-masing. Mari menikmati masa muda
dengan bekerja dan jangan lupa jatuh cinta.
Suatu
hari nanti, aku berharap kita bertemu. Dengan bahasan yang berbeda. Tentu,
dengan cerita kesuksesan kita.. J
Komentar
Posting Komentar